• MAN KOTA BATU

  • Terwujudnya Madrasah Unggul dan Bermartabat

DARURAT SAMPAH

Disusun oleh XI IPS 4 (Hamdan, Ratih dkk)

Sampah plastik adalah salah satu sumber pencemaran lingkungan hidup di Indonesia. Plastik merupakan produk serbaguna, ringan, fleksibel, tahan kelembaban, kuat, relatif murah. Karena berbagai kemudahan tersebut, seluruh dunia bernafsu untuk menghasilkan lebih banyak produk berbahan baku plastik. Namun, tanpa disadari, karakter dasar plastik, ditambah cara penggunaan yang tidak ramah lingkungan, ia justru merusak lingkungan hidup.

Manfaat penggunaan produk plastik harus diimbangi dengan kalkulasi dampak negatif yang dihasilkannya. Dalam satu hal, penggunaan plastik memang menjaga produk segar lebih tahan lama. Penggunaan plastik juga memungkinkan pembuatan peralatan kesehatan, meningkatkan efisiensi transportasi, memiliki potensi besar digunakan dalam teknologi energi terbarukan. Meski demikian, bahaya akibat sampah plastik, zat aditif beracun dalam plastik – pewarna plastik, bahan baku seperti bisphenol A (BPA) – telah meningkatkan kesadaran konsumen untuk produk yang lebih ramah lingkungan

Sampah di Indonesia merupakan masalah yang sangat serius dan juga menjadi masalah social, ekonomi dan budaya. Dan hampir di semua kota di Indonesia mengalami kendala dalam mengolah sampah. Hal ini terjadi karena pengolahan TPA (tempat pembuangan akhir) di sebuah kota lahannya masih kurang sehingga masyarakat banyak membuang sampah di sungai.

Penyebab pencemaran plastik ini dimulai dari diri kita ataupun masyarakat karena banyak dijumpai semua barang - barang rumah tangga menggunakan bahan plastik.  Harus diakui bahwa plastik memang memiliki harga yang relatif murah, tetapi ketika dibuang ke lokasi TPA, plastik justru tidak dapat terurai dengan cepat dan mudah. Hal ini secara langsung justru akan menjadi tingkat pencemaran lingkungan semakin drastis, baik itu darat maupun laut.

Bukan saja di sungai akibat kurangnya TPA mengakibatkan masyarakat sampah ke selokan, kali, dan di lautan. Sehingga kebersihan dan ekosistem laut akan rusak, misalnya seperti ikan dan terumbu karang akibat sampah plastik yang di buang oleh warga yang tinggal di sekitar pantai.

Penggunaan produk plastik secara tidak ramah lingkungan menyebabkan berbagai masalah lingkungan hidup yang serius. Sampah plastik tidak hanya menjadi masalah di perkotaan, namun juga di lautan. Dampak negatif sampah berbahan plastik tidak hanya merusak kesehatan manusia, membunuh berbagai hewan dilindungi, tetapi juga merusak lingkungan secara sistematis. Jika tidak dikelola serius, pencemaran sampah jenis ini akan sangat berbahaya bagi kelanjutan planet bumi.

Maka dari itu Man Kota Batu perlu menerapkan sistem pengurangan sampah plastik. Karena kita tau bahwa sampah plastik terurai kurang lebih selama  450 thn.Sampah plastik yg mulai di gunakan selama 50 thn yang silam kini telah menjadi barang yang tidak terpisahkan dlm kehidupan manusia di perkirakan ada 500 juta sampai 1 milyar kantong plastik yang di gunakan selama 1 tahun.

Sekolah telah mengadakan pengurangan sampah plastik melalui kantin sekolah. Dengan cara mengurangi stok air minum yang menggunakan kemasan botol plastik dan menggantinya menggunakan dengan air isi ulang berupa galon minum.

Selain itu, kami siswa-siswi kelas XI IPS 4 juga mempunyai program kelas terhadap pengurangan sampah plastik di MAN KOTA BATU. Dengan cara seperti setiap hari jumat setelah sholat jumat kami secara bergotong royong membagi tugas untuk menyebar memburu sampah yang terdapat di setiap masing-masing kelas di MAN KOTA BATU. Dari kegiatan tersebut kami berharap semoga kegiatan kami bermanfaat. Setidaknya dengan cara itu kami dapat membantu staf-staf kebersihan di sekolah untuk membersihkan sampah di setiap daerah sekolah MAN Kota Batu.

Komentar

Bagus sekali membaca bisa terbawa oleh daya imajinasi seakan berhadapan dengan lingkungan sesungguhnya.Bahasa hidup sederhana tidak berulang-ulang.Bisa difahami dan tulisan mengalir .

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Q-Voice MAN Kota Batu 2020 - Anugerah yang Terindah

Q-Voice adalah nama grup syiar dari MAN Kota Batu Jawa Timur yang ikut serta dalam ajang Syiar Anak Negeri 2020. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama yang bekerjasama deng

06/08/2020 23:50 WIB - PUSKOM MAKOBA