• MAN KOTA BATU

  • Terwujudnya Madrasah Unggul dan Bermartabat

MENGIDENTIFIKASI CIRI UANG KERTAS DENGAN PEMBUATAN VIDEO SEBAGAI MEDIA BELAJAR By Rochani Ningsih, S.Pd

Kehidupan masyarakat di era generasi 4.0 tidak dapat lepas dari seperangkat benda kecil yang bernama gawai. Demikian pula pendidikan 4.0  yang bertujuan memanfaatkan tehnologi dalam proses belajar mengajar sebagai respon terhadap pemenuhan kebutuhan kehidupan masyarakat modern terhadap tehnologi. Dunia digital  telah didepan mata, tidak dapat kita hindari tetapi harus kita hadapi dengan penyesuaian diri di segala lini kehidupan termasuk dunia pendidikan.

Seiring  perkembangan tehnologi, pembelajaran abad 21 merubah cara pandang pelaku pendidikan yang dulunya  menggunakan pendekatan  berorientasi pada guru menjadi pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik. Dengan demikian  perkembangan tehnologi yang semakin pesat, dapat dimanfaatkan untuk menjadikan peserta didik sebagai subyek pendidikan.Dalam  kondisi tersebut   guru bukan satu-satunya sumber belajar dimana peserta didik mengali dan menimba ilmu. tetapi peserta didik dapat memperoleh ilmu pengetahuan dari  gawai sebagai sumber belajar

            Madrasah sebagai salah satu institusi pendidikan di bawah kementrian agama, mengemban amanah untuk mendidik generasi bangsa sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman. Pembelajaran abad 21 yang mempunyai ciri 4 karakter (komunikasi, kerjasama, berpikir kritis dan kreatif serta inovatif) menuntut pelaku pendidikan madrasah terutama pendidik untuk memfasilitasi pembelajaran berbasis tehnologi. Pembuatan video  sebagai media dalam mengidentifikasi ciri-ciri uang, diharapkan mampu memberikan bekal kepada peserta didik  sehingga bukan hanya memperoleh capaian  kompetensi konseptual saja tetapi juga  memperoleh capaian kompetensi metakognitif sesuai dengan tuntutan kurikulum pembelajaran abad 21.

Pemenuhan terhadap 4 karakter yang dituntut dalam pembelajaran abad 21 terdapat pada proses pembuatan video yang dilaksanakan oleh peserta didik dengan guru sebagai fasilitator . Pertama  untuk menghasilkan video yang berkualitas bagus dibutuhkan kerjasama dan komunikasi antar peserta didik dalam kelompok. Kualitas pembuatan video diukur dari isi materi, tampilan gambar, bahasa yang digunakan serta bahasa tubuh ketika menyampaikan hasil kerjanya dalam bentuk video . Penanaman karakter kerjasama, saling menghargai , percaya diri serta etika dalam berkomunikasi public akan terlihat pada proses pembuatan video tersebut. Dengan berbekal konsep dan pengetahuan terhadap ciri uang asli, diharapkan peserta didik dapat berfikir kritis  terhadap masalah  peredaran uang palsu yang sering terjadi di masyarakat. Peserta didik diharapka tanggap dan segera melakukan tindakan tepat sebagai warga negara yang baik tanpa mengabaikan aturan yang berlaku. Selanjutnya  dengan proses pembuatan video (create) peserta didik menunjukkan kreativitasnya dalam pengambilan gambar, mengedit gambar, penyampaian materi, serta memperindah tampilan gambar. Proses tersebut membutuhkan pengetahuan dan ketrampilan di bidang tehnologi. Inovasi dan daya kreasi  peserta didik tampak pada efek yang diberikan pada saat pembuatan video (efek suara sebagai ilustrasi, efek gambar disertai tulisan dan efek animasi).

Selain itu Pembelajaran dengan pembuatan video juga bertujuan untuk meminimalisir dampak negatif penggunaan gawai. Tidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan gawai selain memberikan manfaat juga memberikan dampak negatif bagi peserta didik. Dalam ranah pembentukan karakter peserta didik itulah guru  berperan mengarahkan dan memberikan contoh agar tehonologi memberikan manfaat bagi manusia bukan sebaliknya merugikan kehidupan manusia. Dengan demikian guru   berkontribusi  membentuk karakter peserta didik untuk dapat  bersikap bijak dalam memanfaatkan tehnologi.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Vaksinasi Massal Dosis ke-2, MAN Kota Batu menuju Angka 100% di Vaksin

Kota Batu -Selasa, 12 Oktober 2021, MAN Kota Batu kembali menyelenggarakan vaksinasi massal di lingkungan madrasah. Kegiatan ini adalah kelanjutan dari vaksinasi massal dosis pertama y

12/10/2021 11:21 WIB - PUSKOM MAKOBA
Webinar Public Speaking OSIS MAN Kota Batu Hadirkan Presenter JTV

Batu, 01 Oktober (01/10) 2021 Webinar Public Speaking yang diadakan OSIS MAN Kota Batu tepat dimulai pukul 15.00. Acara yang dipandu oleh kak Raihan Mujaayid ini dihadiri  kurang

02/10/2021 10:38 WIB - PUSKOM MAKOBA
Aan Dwi Arianto,Siswa MAN Kota Batu Juara 2 Running 10K Se-Jawa Timur

Aan Dwi Arianto, Juara 2 Running 10K Se-Jawa Timur Pandemi Covid-19 tidak lantas melunturkan semangat Aan Dwi Arianto untuk berprestasi di cabang olah raga atletik. Meski sempat vakum

02/10/2021 10:20 WIB - PUSKOM MAKOBA
Sosialisasi Madrasah Ramah Anak Oleh Tim Pendma Kanwil Kemenag JATIM

  Batu, 30 September (30/9) 2021- Kamis siang, MAN Kota Batu kedatangan tamu dari tim Bidang Pendidikan Madrasah  (Pendma) Kantor Wilayah Jawa Timur guna sosialisasi program M

30/09/2021 18:11 WIB - PUSKOM MAKOBA