• MAN KOTA BATU

  • Terwujudnya Madrasah Unggul dan Bermartabat

TAK HENTI BELAJAR, GURU MAN KOTA BATU IKUTI WORKSHOP MERDEKA BELAJAR

Kamis, 28 Oktober 2021.

Workshop bertajuk Merdeka Belajar diselenggarakan di Aula MAN Kota Batu pada hari Kamis, 28 Oktober 2021. Acara yang diikuti oleh seluruh guru MAN Kota Batu ini dimulai pukul 07.30 WIB. Secara seremonial, acara ini dibuka dengan pembacaan Ummul Qur`an dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Bapak Drs. Farhadi, M.Si selaku Kepala MAN Kota Batu juga memberikan sambutan singkat dan membuka secara resmi kegiatan workshop kali ini. Kegiatan pembukaan diakhiri dengan pembacaan do`a dan penyerahan buku karya siswa berjudul Madrasah Menurutku kepada narasumber.

Pada sesi pertama, materi Merdeka Belajar disampaikan oleh Ibu Dr. Rochmawati, S.Pd, M.Pd. Doktor muda yang telah tergabung di staf Pengembangan Merdeka Belajar Kemendikbud sejak tahun 2009 ini menyampaikan penjelasan mengenai Merdeka Belajar secara terperinci. Ada 6 konsep mendasar Merdeka Belajar, di antaranya adalah waktu dan tempat yang beragam, Free choice, personalized learning, berbasis proyek, pengalaman lapangan, dan interpretasi data. Pembelajaran merdeka belajar mendorong guru dan siswa untuk belajar secara bebas yang bertanggung-jawab. Dalam konsep merdeka belajar harus ada komitmen antara siswa dan guru, pembelajaran pun harus adaptif dengan mengoptimalisasikan tools dan strategi, serta berorientasi kepada kemandirian siswa. Guru sebagai fasilitator, motivator, dan katalisator tetap memperhatikan tujuan, strategi, dan konten pembelajaran yang disampaikan. Singkatnya, narasumber yang akrab disapa Bu Rara ini memberikan kesimpulan bahwa sebenarnya merdeka belajar adalah mengembalikan pada fitrah dan khittah pembelajaran.


 

Berbeda dengan sesi pertama, materi yang disampaikan pada sesi kedua adalah terkait Peran Guru sebagai Orang Tua dan Guru. Narasumber pada materi ini adalah Ibu Dr. Umi Dayati, M.Pd. Bu Umi yang saat ini juga bertugas sebagai dosen Pascasarjana di Universitas Negeri Malang menyampaikan bahwa sebagai guru dan orang tua hendaknya bisa menjadi suri tauladan. “Kita tidak bisa mendidik anak-anak untuk sholat, jika kita tidak sholat. Kita tidak bisa mendidik siswa untuk berpuasa jika kita tidak pernah berpuasa,” tutur Bu Umi. Beliau juga menjelaskan bahwa masing-masing manusia memiliki karakter yang beragam, begitu pun para siswa. Karenanya, guru dan orang tua harus bisa memahami bahwa multiple intelligence yang dimiliki anak berbeda-beda.

Hal ini tentu akan berdampak pada model belajar anak.  Selain itu, sebagai guru maka ungkapan the right man in the right place harus dipegang teguh. Etika sebagai pegawai adalah senantiasa bersikap baik di lingkungan kerja baik kepada atasan maupun sesama rekan kerja. Minimal, masing-masing guru bisa mem-branding dirinya dengan 2 karakter terpuji. “Saya membranding diri saya dengan 2 hal yaitu tepat waktu dan tidak menjual ilmu,” ungkap Bu Umi. “Ada banyak sekali karakter terpuji yang bisa dipilih, yang jelas guru harus mau berubah dan mau dikoreksi,” lanjut beliau. Di akhir materi, beliau mengajak para guru dan pimpinan madrasah untuk mendeklarasikan kesediaan diri kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas yang dilanjutkan dengan kegiatan bersalam-salaman sebagai upaya meningkatkan kerukunan di MAN Kota Batu.

 

Sebelum masuk materi ketiga, peserta diberikan waktu kurang lebih 60 menit untuk istirahat, sholat, dan makan siang. Pukul 13.00 WIB, materi terakhir berjudul Pemulihan Penurunan Kemampuan Belajar (Recovery of Learning Loss) disampaikan oleh Bapak Munawirul Qulub, M.Si. Beliau merupakan guru MAN Kota Batu dan Fasilitator Provinsi Direktorat GTK Madrasah Kementerian Agama. Di awal penyampaian materi, beliau menampilkan video yang menggambarkan keadaan pembelajaran semasa pandemi Covid-19 dari UNICEF. Dilanjutkan dengan votting mengenai penyebab kurang efektifnya pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dari votting tersebut didapatkan kendala terbesar yang mempengaruhinya adalah kendala jaringan, kuota, dan sinyal.  Salah satu dampak terbesar ketidakefektifan PJJ masa Pandemi ini adalah Learning Loss yakni situasi dimana peserta didik kehilangan pengetahuan dan keterampilan baik umum atau khusus atau kemunduran secara akademis, yang terjadi karena kesenjangan yang berkepanjangan atau ketidakberlangsungannya proses pendidikan. Tanda learning loss pada siswa di antaranya adalah minat dan respon pembelajaran siswa menurun, lupa terhadap tugas sekolah, target kurikulum tidak tercapai meskipun sudah diturunkan, fenomena nilai siswa hampir sama semua, dan nilai nyaris sempurna meskipun pada setiap pertemuan, guru merasa seperti mengajar dari nol. Berdasarkan kajian Kemendikbud Ristek, pemulihan learning loss bisa mencapai 9 tahun meski hanya disebabkan pandemi yang hampir 2 tahun. Hal ini perlu dipahami oleh para guru. Ragam solusi yang bisa dilakukan oleh madrasah adalah pelaksanaan PTM terbatas (25% sampai 50%)  lengkap dengan penyederhanaan kurikulum menjadi kurikulum darurat. Upaya assesmen kelas dan pemetaan prapembelajaran yang kemudian menjadi pijakan pada percepatan yang dilakukan guru dengan menautkan materi-materi yang loss. Pendampingan konseling juga dibutuhkan dalam upaya pemulihan learning loss untuk mengurangi dampak psikologis siswa.

Kegiatan workshop ini berakhir pukul 15.00 WIB dengan ditutup secara langsung oleh Bapak Kepala Madrasah. Diharapkan setelah kegiatan ini selesai, MAN Kota Batu bisa bersinergi bersama untuk berubah menjadi lebih baik. (Vita & Tim RedAksi) 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MAN Kota Batu Raih Juara 2 Musabaqah Hifdzil Qur`an Gebyar Brawijaya Qur`ani 2021

MAN Kota Batu kembali menorehkan prestasi gemilang. Kali ini Aminah Rahma Sari, siswi kelas XII MIPA 2 meraih Juara 2 di ajang Gebyar Brawijaya Qur`ani 2021 untuk cabang lomba Musabaqah

01/12/2021 07:29 WIB - PUSKOM MAKOBA
Gold Medal Kembali Diraih Tim KIR MAN Kota Batu di International Science and Invention Fair (ISIF) 2021

Deretan prestasi MAN Kota Batu di bidang Karya Ilmiah Remaja ternyata masih berlanjut. Gold Medal berhasil diraih lagi di kompetisi International Science and Invention Fair (ISIF) 2021.

01/12/2021 07:12 WIB - PUSKOM MAKOBA
Tim KIR MAN Kota Batu Raih Medali Emas di Ajang Internasional GloCoLis (Global Competition for Life Science) dan Dentistry Brawijaya University Special Award

MAN Kota Batu – Sekali lagi tim Karya Ilmiah Remaja MAN Kota Batu torehkan prestasi gemilang. Tidak main-main kali ini medali emas berhasil disabet melalui ajang kompetisi karya i

29/11/2021 09:45 WIB - PUSKOM MAKOBA
Awal November MAN Kota Batu Torehkan Berbagai Prestasi Internasional melalui Perjuangan Tim KIR

Mengawali bulan November Awarding ceremony open for public and live on IYSA Youtube Channel (IYSA Official) and i3L_official memulai acara puncak dalam penghargaan lomba International S

25/11/2021 13:53 WIB - PUSKOM MAKOBA