Apresiasi Kepala MAN Kota Batu atas Progress Tilawatil Qur’an Guru dan Karyawan

Home | Daftar Berita

Apresiasi Kepala MAN Kota Batu atas Progress Tilawatil Qur’an Guru dan Karyawan


Apresiasi Kepala MAN Kota Batu atas Progress Tilawatil Qur’an Guru dan Karyawan

13 March 2026 | Humas

Kota Batu — Kepala MAN Kota Batu memberikan apresiasi kepada sejumlah guru dan karyawan atas perkembangan kemampuan membaca Al-Qur’an dalam program tadarus yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadhan. Program yang telah berjalan selama enam tahun ini menjadi salah satu program unggulan dalam membangun budaya religius di lingkungan madrasah.

Kegiatan tadarus Al-Qur’an dilaksanakan setiap hari setelah salat Zuhur di Aula MAN Kota Batu, tepatnya setelah para siswa pulang sekolah. Dalam kegiatan ini, para guru dan karyawan membaca Al-Qur’an secara bergantian menggunakan pengeras suara, sehingga sekaligus menjadi sarana latihan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Kepala MAN Kota Batu, Farhadi, menyampaikan apresiasi khusus kepada beberapa guru dan karyawan yang menunjukkan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an secara signifikan. Apresiasi tersebut diberikan pada Kamis, 12 Maret 2026.

“Dari mulai yang masih gratul-gratul, sampai menelepon saya untuk persiapan khusus sebelum ditunjuk mengaji. Ada juga yang sampai belajar bersama anaknya di rumah. Alhamdulillah kemampuan beberapa orang ini bisa meningkat jauh dibandingkan dulu,” ungkap Farhadi.

Adapun guru dan karyawan yang mendapat apresiasi tersebut di antaranya Susi Hernawati (guru Geografi), Purwati (guru Bahasa Indonesia), Dwi Santoso (guru Matematika), serta Fenny Maryani (Analis Keuangan MAN Kota Batu).

Mewakili rekan-rekannya, Susi Hernawati mengaku bersyukur dan bahagia atas apresiasi yang diberikan. Ia menganggap kesempatan untuk terus belajar membaca Al-Qur’an di usia yang tidak lagi muda sebagai nikmat yang sangat berharga.

“Saya merasa ini nikmat yang indah, karena di usia senja Allah masih memberikan kesempatan untuk belajar membaca Al-Qur’an. Saya juga sering merasa ingin bisa membaca Al-Qur’an seperti teman-teman yang lain, sehingga terus berusaha untuk belajar,” tuturnya.

Susi berharap apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi guru dan karyawan lainnya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

“Apresiasi ini diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi teman-teman yang lain untuk terus belajar membaca Al-Qur’an, karena tidak ada kata terlambat untuk belajar,” pungkasnya.