KEMBALI BERJAYA, MAN KOTA BATU SABET GOLD MEDAL DAN SILVER MEDAL DI AJANG KOSSMI 2026

Home | Daftar Berita

KEMBALI BERJAYA, MAN KOTA BATU SABET GOLD MEDAL DAN SILVER MEDAL DI AJANG KOSSMI 2026


KEMBALI BERJAYA, MAN KOTA BATU SABET GOLD MEDAL DAN SILVER MEDAL DI AJANG KOSSMI 2026

11 May 2026 | Siswa

Kota Batu - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MAN Kota Batu di kancah nasional. Siswa MAN Kota Batu sukses menyabet dua penghargaan bergengsi, yakni Medali Emas dan Medali Perak dalam ajang Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KOSSMI) 2026 yang digelar di Universitas Telkom, Bandung, Sabtu (9/5/26). KOSSMI  bukan sekadar ajang adu kecerdasan di atas kertas, melainkan sebuah panggung besar yang mempertemukan nalar sains dengan nilai-nilai spiritual. Ajang ini telah berkembang menjadi salah satu kompetisi bergengsi di tingkat nasional yang diikuti oleh ribuan siswa dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA di seluruh Indonesia.

Seiring berkembangnya zaman, KOSSMI terus bertransformasi. Tidak hanya berkutat pada sains murni, ajang ini mulai merangkul bidang teknologi mutakhir seperti Robotik dan Artificial Intelligence (AI). Hal ini dilakukan agar siswa muslim Indonesia tidak hanya menjadi penonton dalam revolusi industri, tetapi juga menjadi pemain kunci yang mampu memberikan solusi berbasis teknologi bagi umat.

Medali emas berhasil diraih oleh Hilmi Muhammad Khansa Muazzam (X-B) dari cabang Fisika. Sementara medali silver atau perak berhasil diboyong oleh Ahmas Syahid Firdaus (XI-B) dan Reza Malik Sidin (XI-B) dari cabang Robotik. Keberhasilan itu semakin mengukuhkan posisi MAN Kota Batu sebagai salah satu lembaga pendidikan unggulan yang mampu mencetak siswa berprestasi di bidang sains dan teknologi.

 

Persaingan Ketat di Kota Kembang

Ajang KOSSMI tahun ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai madrasah dan sekolah umum terbaik di seluruh penjuru Indonesia. Setelah melewati seleksi ketat padababak penyisihan dan semifinal, kontingen MAN Kota Batu berhasil melaju ke babak final yang diselenggarakan di kampus teknik ternama, Universitas Telkom.

“Kami bersaing dengan ratusan peserta dari sekolah lain untuk bisa sampai pada perolehan medali emas dan perak kali ini. Tentunya hal tersebut tidak mudah karena kami harus menyingkirkan lawan-lawan yang juga tangguh. Apalagi di babak final, saya harus berjuang dengan sungguh-sungguh untuk mengerjakan soal-soal esai di bidang Fisika sebelum berhasil mempersembahkan gold medal ini untuk MAN Kota Batu,” papar Hilmi.

Di bidang Robotika, Ahmas dan Reza juga harus bersaing dengan berbagai sekolah dari berbagai daerah lain sebelum berhasil memboyong silver medal. Kegigihan mereka saat berlatih dalam beberapa bulan terakhir akhirnya tidak bertepuk sebelah tangan.

“Dalam ajang Kossmi kali ini, kami membuat HydroRescue atau Robot penyelamat yang dapat dimanfaatkan bagi orang yang hampir tenggelam. Robot ini berperan seperti sebuah pelampung dengan baling-baling penggerak yang digerakkan oleh sistem remote control untuk menarik seseorang atau orang yang hampir tenggelam. Kami berusaha sebagus mungkin dalam mendesain dan mengcoding program robot ini. Dan ternyata, tanpa disangka-sangka, kami berhasil membawamedali perak dari robot penyelamat ini,” ungkap Ahmas.

 

Hasil Dedikasi

Kepala MAN Kota Batu, Drs. Farhadi, M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa dan guru pembimbing. "Kemenangan ini adalah buah dari dedikasi tanpa henti. Selama berbulan-bulan, anak-anak kami menempuh bimbingan intensif dan simulasi soal yang sangat menantang, dan pelatihan robotik oleh para pembina. Hasil ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing secara kompetitif di level nasional. Saya amat bangga dengan pencapaian prestasi kali ini," ujarnya saat seremoni penganugerahan di lapangan madrasah.

Senada dengan hal tersebut, salah satu siswa peraih medali silver mengungkapkan rasa syukurnya. "Rasanya haru dan kami tidak menyangka akan mendapatkan sambutan sekeren ini dari teman-teman semua. Persaingan di Bandung memang sangat kompetitif, tapi dukungan dari sekolah dan doa orang tua menjadi kekuatan utama kami di sana," ungkap Reza.

“Kemenangan di Universitas Telkom Bandung ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lainnya di MAN Kota Batu untuk terus berani bermimpi dan berkompetisi di tingkat nasional,” papar Eko, pembina olimpiade bidang robotik. Prestasi tersebut membuktikan bahwa dengan ketekunan, kesabaran,dan kedisiplinan prestasi apapun dapat digapai di panggung nasional.


“Kali ini, mereka bukan lagi sekadar peserta. Mereka adalah pemenang. Satu medali emas dan satu medali perak berhasil mereka dekap. Kemenangan ini untuk semua orang yang percaya bahwa siswa madrasah bisa berdiri sejajar dengan sekolah-sekolah terbaik lainnya." Pungkasnya.