Membanggakan, MAN Kota Batu Gelar Haflah wal Imtihan Tahfidz dengan Dua Siswa Khatam 30 Juz

Home | Daftar Berita

Membanggakan, MAN Kota Batu Gelar Haflah wal Imtihan Tahfidz dengan Dua Siswa Khatam 30 Juz


Membanggakan, MAN Kota Batu Gelar Haflah wal Imtihan Tahfidz dengan Dua Siswa Khatam 30 Juz

21 May 2026 | Kurikulum

MAN Kota Batu kembali menggelar Haflah wal Imtihan Tahfidz pada Kamis (21/5/2026) di aula MAN Kota Batu. Kegiatan ini diikuti oleh dua siswa hafidz 30 juz, 34 siswa hafidz kategori 3–15 juz, serta 38 siswa hafidz 2 juz. Wali murid turut diundang untuk menghadiri acara sekaligus berkesempatan menguji hafalan putra-putrinya secara terbuka. Acara diawali dengan kirab peserta yang didampingi Kepala Madrasah dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu menuju aula kegiatan.

Kepala MAN Kota Batu, Farhadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa program tahfidz. Ia menegaskan bahwa program unggulan MAN Kota Batu tersebut terus dievaluasi dan dikembangkan agar semakin berkualitas.

“Alhamdulillah, usaha itu mulai menunjukkan hasil,” tutur Farhadi. Ia juga menyampaikan bahwa siswa program tahfidz tetap mengikuti pembelajaran akademik sebagaimana siswa lainnya sebagai persiapan menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu, Zainal Arifin, turut mengapresiasi upaya MAN Kota Batu dalam mengembangkan program tahfidz sebagai bagian dari penguatan pendidikan berbasis Al-Qur’an.

“Peradaban global tidak pernah meninggalkan peradaban Al-Qur’an,” ujar Zainal. Ia menambahkan bahwa kemampuan tahfidz kini menjadi nilai tambah bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, termasuk di jurusan umum seperti kedokteran maupun teknologi kesehatan.

Zainal juga menjelaskan bahwa sertifikat hafalan yang diterbitkan MAN Kota Batu telah ditandatangani oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu sehingga dapat digunakan sebagai salah satu penunjang saat mendaftar ke perguruan tinggi.

“Insyaallah, kelak para orang tua penghafal Al-Qur’an akan diberikan cahaya oleh Allah SWT sebagai balasan atas doa, dukungan, dan kasih sayang yang diberikan kepada anak-anaknya,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Zainal juga memberikan apresiasi dan hadiah kepada para peserta tahfidz, baik kategori 30 juz maupun di bawahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan imtihan tahfidz kategori 3–15 juz yang dipandu oleh pengajar tahfidz MAN Kota Batu, Yulanda Dwi Cahyani. Dalam sesi imtihan terbuka tersebut, peserta diminta melanjutkan ayat secara acak. Guru maupun wali murid turut bergantian memberikan pertanyaan kepada peserta. Beberapa siswa juga menerima hadiah dari orang tua, guru, dan donatur sebagai bentuk apresiasi atas capaian hafalan mereka.

Menjelang penyerahan sertifikat, suasana semakin khidmat dengan penampilan musikalisasi puisi oleh para peserta. Lagu berjudul Sahabat Qur’an dibawakan dengan merdu, dipadukan dengan pembacaan puisi oleh Aisyah Gendis Syakira, salah satu peserta dengan capaian hafalan 15 juz. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi sungkem dan pemberian setangkai mawar kepada orang tua sebagai simbol bakti dan rasa terima kasih siswa. Momen haru pun tak terelakkan ketika beberapa siswa dan wali murid tampak meneteskan air mata.

Puncak acara Haflah wal Imtihan Tahfidz tahun ini adalah penampilan dua peserta kategori 30 juz, yakni Sefian Putra Ramadhan dan M. Kevin Maulana Mahmud dari kelas XI-C. Keduanya memasuki aula melalui kirab khusus bersama orang tua sebelum mengikuti imtihan 30 juz.

Dalam sesi tersebut, keduanya membacakan QS. Ash-Shaffat secara bil ghaib, kemudian menjawab berbagai pertanyaan sambung ayat secara acak dengan fasih dan tartil di bawah panduan Yulanda Dwi Cahyani.

Sebagai bentuk penghormatan, wali murid peserta 30 juz diundang ke atas panggung untuk mendampingi putra mereka menerima sertifikat dan apresiasi. Ayah peserta menerima hadiah sorban, sedangkan ibu menerima mahkota sebagai simbol penghargaan atas kasih sayang, doa, dan dukungan yang telah diberikan hingga anak-anak mereka berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz.

Selain apresiasi bagi peserta kategori 30 juz, MAN Kota Batu juga memberikan penghargaan kepada siswa dengan capaian penambahan hafalan terbanyak selama satu tahun terakhir. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk motivasi agar para siswa terus istiqamah dalam menjaga dan menambah hafalan Al-Qur’an. Juara pertama diraih oleh Syifania Nur Hanifa dengan capaian penambahan hafalan sebanyak 8 juz. Sementara itu, Aisyah Gendis Syakira dan Nikeisha Sanchia Sakhi masing-masing meraih capaian penambahan hafalan sebanyak 7 juz meraih juara kedua dan ketiga.

Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan do`a yang dipimpin oleh Ustadz Achmad Dhani Setiyawan, Pengasuh Pondok Pesantren Roudhotul Qur`an.