Pendidikan Karakter Siswa: Menumbuhkan Kesadaran Spiritual untuk Membentuk Generasi Berakhlak dan Berprestasi
Batu (25/2/26)— Dalam rangka
memperkuat pendidikan karakter dan pembinaan spiritual peserta didik kelas XII, MAN Kota
Batu menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Karakter Siswa dengan tema Menumbuhkan
Kesadaran Spiritual untuk Meraih Masa Depan Gemilang. Kegiatan ini
menghadirkan motivator nasional Rosidah Erawati, S.Pd, Ketua LKKNU Kota Batu
sekaligus trainer PPA Kidz, yang memberikan motivasi inspiratif kepada para
siswa melalui pendekatan refleksi diri dan penguatan nilai spiritual.
Kegiatan ini menjadi bagian dari
program penguatan karakter siswa yang bertujuan membentuk generasi muda yang
tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia,
kecerdasan emosional, serta kesadaran spiritual yang kuat.

Dalam sesi materi, Rosidah
Erawati mengajak siswa memahami pentingnya mengenali jati diri sebagai langkah
awal meraih masa depan. Para peserta diajak menjawab pertanyaan reflektif
tentang identitas diri, tujuan hidup, serta kontribusi yang dapat diberikan
bagi lingkungan sekitar.
Melalui pendekatan motivasi yang
komunikatif, siswa didorong untuk berani memiliki mimpi besar serta menumbuhkan
semangat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain. Bunda Era
menyampaikan bahwa generasi muda hari ini merupakan calon pemimpin masa depan
bangsa yang harus dibangun dengan keseimbangan antara ilmu pengetahuan,
karakter, dan spiritualitas.
Kegiatan berlangsung interaktif
dengan sesi refleksi mendalam. Para siswa diminta menuliskan hal-hal yang
selama ini belum sempat mereka ungkapkan sebagai bentuk latihan kejujuran
emosional dan pengenalan diri.Selain itu, siswa juga menuliskan ucapan maaf dan
terima kasih kepada guru, sebagai wujud penghormatan atas dedikasi dan
bimbingan yang telah diberikan selama proses pembelajaran di madrasah.
Suasana kegiatan berlangsung
khidmat dan penuh makna, menunjukkan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya
menghargai peran guru dalam perjalanan pendidikan siswa. Salah satu sesi paling
berkesan adalah ketika siswa diminta menghubungi orang tua masing-masing
melalui sambungan telepon. Dalam kesempatan tersebut, siswa menyampaikan
permohonan maaf serta ungkapan terima kasih secara langsung kepada orang tua. Kegiatan
ini menjadi pengalaman emosional yang mendalam sekaligus memperkuat hubungan
keluarga serta menanamkan nilai bakti kepada orang tua sebagai bagian dari
pendidikan karakter.
Sebagai penutup kegiatan, seluruh siswa melakukan salam dan saling bermaafan dengan wali kelas serta teman-temannya. Momentum ini memperkuat nilai ukhuwah, empati sosial, dan kebersamaan di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan pendidikan karakter ini, madrasah berharap siswa mampu menjadi generasi yang berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki tujuan hidup yang jelas dalam meraih masa depan gemilang. Program ini sekaligus menegaskan komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang menyeluruh, tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesadaran spiritual peserta didik.