Ribuan Siswi Serentak Minum TTD, MAN Kota Batu Ambil Bagian dalam Pecah Rekor MURI Jawa Timur

Home | Daftar Berita

Ribuan Siswi Serentak Minum TTD, MAN Kota Batu Ambil Bagian dalam Pecah Rekor MURI Jawa Timur


Ribuan Siswi Serentak Minum TTD, MAN Kota Batu Ambil Bagian dalam Pecah Rekor MURI Jawa Timur

04 May 2026 | Humas

Kota Batu, 4 Mei 2026. Suasana berbeda terasa di Aula MAN Kota Batu pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026. Bukan sekadar upacara rutin, momen ini menjadi bagian dari gerakan besar se-Jawa Timur yang berhasil mencatatkan sejarah dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia. Melalui sambungan Zoom yang diikuti oleh ribuan sekolah, para siswi secara serentak mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dalam rangka memecahkan rekor MURI sekaligus memperingati semangat Hari Kartini.

Di MAN Kota Batu, sebanyak 415 siswi kelas XI mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Dengan balutan semangat kebersamaan, mereka menjadi bagian dari gerakan besar yang tidak hanya bersejarah, tetapi juga berdampak nyata bagi kesehatan generasi muda.

Program minum Tablet Tambah Darah (TTD) ini bukan sekadar simbolis. Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung pencegahan anemia dan stunting pada remaja putri. Dengan konsumsi TTD secara rutin yang dianjurkan satu kali dalam seminggu diharapkan para siswi dapat menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan konsentrasi belajar, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang sehat dan berkualitas.

Gerakan ini juga selaras dengan kampanye nasional Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui program Aksi Bergizi. Distribusi tablet tambah darah telah dilakukan secara merata ke berbagai sekolah di Jawa Timur sebagai bentuk kesiapan dalam menyukseskan kegiatan pemecahan rekor ini.

Momentum ini menjadi bukti bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan peserta didik. MAN Kota Batu menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara fisik.

Dengan semangat Kartini masa kini, para siswi diharapkan mampu menjadi agen perubahan menginspirasi lingkungan sekitarnya untuk lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini. Sebuah langkah kecil yang dilakukan bersama, namun berdampak besar bagi masa depan bangsa.