School Olympic Festival Vol. 4 MAN Kota Batu Berlangsung Meriah, Tampilkan Sportivitas, Kreativitas, dan Semangat Kebersamaan
BATU – MAN Kota Batu sukses menyelenggarakan School Olympic Festival
(SOF) Vol. 4 yang berlangsung mulai 15 hingga 18 Juni 2026. Kegiatan yang
bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H ini diikuti oleh
seluruh siswa kelas X dan XI sebagai ajang pengembangan bakat, sportivitas,
serta menjadi wadah interaksi positif antarkelas.
Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dilaksanakan di lapangan
PTSP MAN Kota Batu pada Senin (15/6/2026). Pembina OSSMABA secara resmi membuka
acara dan mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas,
meningkatkan spiritualitas, serta mempererat solidaritas selama perlombaan
berlangsung.
Berbagai cabang lomba diselenggarakan dalam kegiatan ini, di antaranya
futsal, surfball, e-sport, parade, storytelling dua bahasa
(Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia), serta lomba bilal. Pada hari pertama, lomba
parade dan storytelling dilaksanakan
di lapangan basket MAN Kota Batu. Dalam perlombaan tersebut, setiap kelas
menampilkan parade yang telah dipersiapkan, kemudian dua orang perwakilan kelas
membawakan kisah-kisah nabi dengan tema Islami. Sementara itu, lomba bilal
dilaksanakan di Masjid MAN Kota Batu dan menjadi wadah bagi peserta untuk
menunjukkan kemampuan di bidang keagamaan.
Memasuki Rabu (17/6/2026), kegiatan diawali dengan senam pagi yang diikuti oleh seluruh warga MAN Kota Batu sebagai bagian dari kegiatan kokurikuler. Setelah itu, pertandingan futsal berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta maupun pendukung masing-masing kelas. Sorak-sorai penonton turut memeriahkan jalannya pertandingan. Pada hari yang sama, perlombaan surfball juga memasuki babak semifinal.

Puncak kegiatan berlangsung pada Kamis (18/6/2026). Pertandingan futsal
dilanjutkan hingga babak semifinal dan final yang berlangsung sengit dan
menarik perhatian banyak siswa. Di sela-sela perlombaan, para guru MAN Kota
Batu menampilkan parade drumband yang berhasil mencuri perhatian seluruh
warga sekolah. Penampilan tersebut disambut meriah oleh para siswa yang tampak
menikmati setiap atraksi yang ditampilkan. Tidak hanya itu, parade OSSMABA
serta fun match antara guru dan OSSMABA turut menambah kemeriahan acara.
Suasana semakin semarak dengan adanya penampilan band “Frekuensia” hiburan
yang menjadi penutup rangkaian kegiatan School Olympic Festival Vol. 4. Acara
kemudian dilanjutkan dengan pengumuman para juara dari berbagai cabang
perlombaan.
Pada cabang lomba parade, juara diraih oleh kelas X-B dan XI-F.
Sementara itu, lomba storytelling dimenangkan oleh kelas X-B dan XI-D.
Pada cabang surfball, kelas X-D berhasil meraih juara pertama, disusul
X-H sebagai juara kedua dan X-K sebagai juara ketiga.
Pada cabang futsal, kelas XI-K keluar sebagai juara pertama, diikuti
XI-L sebagai juara kedua dan X-N sebagai juara ketiga. Gelar Top Score futsal
berhasil diraih oleh Hilal dari kelas XI-K. Adapun pada cabang e-sport, juara
pertama diraih kelas XI-H, juara kedua XI-J, dan juara ketiga XI-I.
Di
bidang keagamaan, lomba bilal dimenangkan oleh kelas XI-C sebagai juara
pertama, disusul X-C sebagai juara kedua dan XI-L sebagai juara ketiga. Selain
perlombaan, panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada kelas yang
menunjukkan budaya positif di lingkungan sekolah. Penghargaan SIKATIB (Si
Paling Agama, Bersih, dan Tertib) diraih oleh kelas X-B. Penghargaan ini
diberikan berdasarkan penilaian selama tiga bulan terhadap kedisiplinan,
kebersihan, dan penerapan nilai-nilai keagamaan di masing-masing kelas.
Sementara itu, penghargaan Boksi (Botol Aksi) diraih oleh kelas XI-I.
Penghargaan ini diberikan kepada kelas yang aktif mendukung program Adiwiyata
sekolah melalui pengumpulan botol bekas untuk didaur ulang serta pembiasaan
penggunaan tumbler sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui School Olympic Festival Vol. 4, MAN Kota Batu tidak hanya
menghadirkan kompetisi antarkelas, tetapi juga menumbuhkan semangat
sportivitas, kreativitas, solidaritas, serta nilai-nilai keislaman di kalangan
peserta didik. Antusiasme yang tinggi dari siswa, guru, dan panitia menjadi
bukti bahwa kegiatan ini berhasil menjadi ajang positif untuk menyalurkan bakat
sekaligus mempererat hubungan antarwarga sekolah.