Tanpa Cermin, Tetap Memukau! Semangat Kartini Modern Menggema di Pembinaan DWP MAN Kota Batu

Home | Daftar Berita

Tanpa Cermin, Tetap Memukau! Semangat Kartini Modern Menggema di Pembinaan DWP MAN Kota Batu


Tanpa Cermin, Tetap Memukau! Semangat Kartini Modern Menggema di Pembinaan DWP MAN Kota Batu

17 April 2026 | Humas

Kota Batu, 17 April 2026 — Suasana Mini Hall MAN Kota Batu tampak berbeda hari ini. Tawa, semangat, dan energi positif berpadu dalam kegiatan Pembinaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) MAN Kota Batu yang kali ini mengusung tema “Kartini Modern Berdaya: Menginspirasi, Berkarya, dan Menguatkan Peran Perempuan.” Kegiatan ini menjadi momentum istimewa dalam memperingati Hari Kartini, sekaligus ajang penguatan peran perempuan dalam organisasi dan kehidupan sehari-hari.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua DWP MAN Kota Batu, Anjar Faida, yang mengajak seluruh anggota untuk terus menumbuhkan semangat menjadi perempuan yang tidak hanya berdaya, tetapi juga mampu menginspirasi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perempuan masa kini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai utama sebagai seorang ibu dan pendidik. “Semangat Kartini hari ini adalah bagaimana kita bisa terus belajar, berkarya, dan hadir memberi manfaat, baik di keluarga maupun di lingkungan sekitar,” tuturnya.

Kegiatan semakin bermakna dengan hadirnya Ketua DWP Kementerian Agama Kota Batu, Fitriyah, yang memberikan pembinaan sekaligus arahan strategis bagi penguatan organisasi DWP. Dalam penyampaiannya, beliau menyampaikan pesan dari Ketua DWP Jawa Timur bahwa setiap DWP diharapkan dapat melaksanakan kegiatan yang relevan dan berdampak minimal dua bulan sekali. Tak hanya itu, setiap kegiatan yang telah dilaksanakan harus segera dilaporkan dalam waktu maksimal dua hari sebagai bentuk profesionalitas organisasi.

Fitriyah juga menekankan pentingnya kesiapan atribut dalam setiap kegiatan serta kesesuaian penggunaan seragam dengan juknis yang berlaku. Menariknya, dalam pembinaan tersebut Fitriyah mengajak seluruh anggota untuk mulai berproses menjadi “Bunda Inklusi”, yakni sosok ibu yang mengedepankan prinsip menerima, bekerja sama, dan berbagi. Selain itu, peran Bunda Modis (Monitoring Agen Modis) juga diharapkan kembali diaktifkan sebagai kontribusi nyata dalam dunia pendidikan.

Tidak hanya memberikan arahan, Fitriyah juga berbagi kisah inspiratif tentang pengalamannya dalam mendidik anak sekaligus menjalankan tugas sebagai kepala sekolah. Pesan yang disampaikan sederhana namun kuat: keseimbangan antara ketegasan, kasih sayang, dan komunikasi adalah kunci dalam membangun keluarga yang harmonis.

Suasana semakin semarak saat memasuki sesi lomba dalam rangka memperingati Hari Kartini. Lomba make up tanpa cermin menjadi daya tarik tersendiri. Meski tanpa bantuan cermin, para peserta tetap tampil percaya diri dan mengundang gelak tawa dari para penonton. Tak kalah meriah, fashion show yang diikuti oleh seluruh anggota DWP menghadirkan berbagai gaya unik dan elegan. Tepuk tangan meriah dan sorak sorai penonton mengiringi setiap langkah peserta di atas panggung.

Juri menetapkan 3 juara untuk Fashion show dan juga 3 juara untuk Make up tanpa cermin. Dalam cabang Fashion Show, Juara 1: No. 6 Ny. Yusna Affandi, Juara 2: No. 44 Ny. Patrica Putro Dani Erlangga, dan Juara 3: No. 27 Ny. Hanny Ulfa. Make Up Tanpa Cermin, Juara 1: No. 25 Ny. Erna Setyowati, Juara 2: No. 3 Ny. Moch Khuseini, dan Juara 3: No. 31 Ny. Lintang Sorayya Surya Putri. Kegiatan ini ditutup dengan penuh kebahagiaan. Seluruh peserta tampak menikmati setiap rangkaian acara yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat makna.

Dengan mengusung jargon “SOLIT”, DWP MAN Kota Batu terus menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi perempuan yang aktif, solid, dan inspiratif. Semangat SOLIT (Sholehah, Luar Biasa, Intelligent) pun menjadi identitas yang terus digaungkan dalam setiap langkah. Momentum ini menjadi bukti bahwa perempuan, dengan segala perannya, mampu menjadi sumber kekuatan, inspirasi, dan perubahan.